Tim Indonesia Bersyukur atas Hasil dan Belajar dari Pengalaman | Bola Dunia

Written by admin. Posted in Berita Bola

Tim Indonesia Bersyukur atas Hasil dan Belajar dari Pengalaman | Bola Dunia

Bola DuniaBeberapa hari setelah Tim Indonesia yang beraksi di Homeless World Cup 2014 pulang ke Tanah Air, acara syukuran pun dilakukan. Kendati hasil yang dicapai belum memenuhi ekspektasi, tak ada kata kecewa. Para pemain tetap diharapkan bisa memetik ilmu dan pelajaran dari pengalaman yang telah mereka dapatkan.

tim-indonesia-bersyukur-atas-hasil-dan-belajar-dari-pengalaman-bola-dunia
Selama 19-26 Oktober, delapan pemain Indonesia telah beraksi dalam gelaran HWC 2014 di Plaza de la Ciudadania, Santiago, Chile. Mereka, yang terdiri dari pengidap HIV/AIDS, mantan pecandu narkoba, dan masyarakat miskin kota, adalah Midjuli “Bli” Santoso asal Bali, Tommi “Kuluy” Hartono asal Jawa Barat, Sony “Poshon” Nasirwan asal Sumatera Barat, Rijal “Ateng” Sepuloh asal Jawa Barat, Swananda Pradika asal NTB, Tommy “Pace” Engelberth Seharlawan asal Papua, Yudhi Ramanda asal Sumatera Utara, dan Akhmad Fauzi asal DKI.

Kedelapan pemain yang ditemani Manajer Febby Arhemsyah dan Pelatih Bonsu Hasibuan itu berangkat dari Bandung pada tanggal 16 Oktober lalu dan tiba di Santiago pada tanggal 18 Oktober lepas tengah malam. Di bandara setempat, rombongan tim Indonesia dijemput oleh pihak KBRI Chile.

Di pesta sepakbola multinegara untuk kalangan termarjinalkan tersebut, yang tahun ini melibatkan 42 negara dengan total 54 tim baik putra maupun putri, Indonesia terundi di grup awal bersama Hongaria, Skotlandia, Irlandia Utara, Norwegia, dan Korea Selatan. Di babak penyisihan tersebut ‘Merah Putih’ finis di posisi tiga sehingga berhak lolos ke fase grup dan tetap berkesempatan meraih trofi utama alias masuk babak delapan besar.

Di fase grup Indonesia terundi masuk ke Grup C, yang juga dihuni tim-tim tangguh macam Brasil, Portugal, Meksiko, Jerman dan Argentina. Setelah berjuang keras, Indonesia kembali harus puas finis di posisi tiga klasemen akhir. Artinya, Swananda Pradika cs tak bisa masuk ke babak delapan besar dan harus berkompetisi di Ejercito de Chile Cup, piala satu tingkat di bawah piala utama.

Pada pertarungan di Ejercito de Chile Cup, Indonesia memulai dengan kemenangan 5-3 atas Peru, dilanjutkan dengan kemenangan revans 10-4 atas Hongaria, yang sempat dihadapi di fase awal. Babak final pun dijejak untuk menghadapi Meksiko, tim tangguh yang sempat dikalahkan pada fase sebelumnya–sebuah capaian tersendiri mengingat baru kali ini Indonesia bisa menang atas Meksiko di HWC.

Pada akhirnya Indonesia tak bisa mengulangi keberhasilan mengalahkan Meksiko di partai final. Ejercito de Chile Cup pun jadi milik Meksiko sementara Indonesia jadi runner-up, untuk menuntaskan turnamen di peringkat 10. Dalam partisipasinya di HWC, inilah kali pertama Indonesia gagal menembus babak delapan besar. Sebagai perbandingan, Indonesia menempati peringkat keenam di Homeless World Cup 2011, peringkat keempat di tahun 2012, dan peringkat kedelapan di tahun 2013.

Uji Keberuntungan Tim Indonesia Bersyukur atas Hasil dan Belajar dari Pengalaman | Bola Dunia, Daftar Sekarang

Tags:

Trackback from your site.

18+ Agen Judi FS88BET
X