Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu

Written by admin. Posted in Berita Bola

Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu – Pemain muda Arsenal, Reiss Nelson membenarkan kegarangan Mikel Arteta di area tukar saat melawan Leeds United. Menurutnya hal layaknya itu benar-benar dibutuhkan Taruhan Bola oleh tim untuk mengetahui betapa buruknya tampilan mereka saat bermain.

Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu

Pertemuan kontra Leeds United sendiri berjalan dalam laga babak ketiga FA Cup hari Selasa (7/1/2020) lalu. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Arsenal untung dapat menang tidak tebal bersama skor 1-0.

Ketika itu Arsenal tampil buruk lebih-lebih di babak pertama. Pasukan Marcelo Bielsa apalagi dapat melepas 15 tendangan bersama lima pas sasaran, bersama satu peluang Leeds United perihal tiang gawang.

Sebaliknya The Gunners hanya melepas tiga sepakan bersama satu bola saja yang pas sasaran. Arsenal terhitung hanya menguasai 37 prosen penguasaan bola di paruh pertama.

Arteta pun marah besar di kamar ganti. Hal ini layaknya yang dijelaskan oleh Alexandre Lacazette. “Mikel Arteta banyak berteriak!,” ucap Alexandre Lacazette lebih dari satu hari lantas layaknya dikutip dari BBC Sports.

“Mikel Arteta tidak suka gara-gara kami mengetahui lawan dapat bermain layaknya ini dan kami tidak menghargai apa yang dia katakan. Babak ke-2 lebih baik dan menerima kasih, Reiss Nelson untuk golnya,” kata Alexandre Lacazette.

Babak ke-2 sesudah itu berjalan lebih baik. Arsenal berhasil melepas 12 tendangan dan empat pas sasaran. Sedangkan, Leeds United lebih banyak berada di bawah tekanan Arsenal.

Nelson pun bersyukur gara-gara Arteta berhasil memunculkan mental para pemain. Menurutnya teriakan-teriakan layaknya itu benar-benar dibutuhkan kala tim tampil buruk.

“Saya pikir itu [kegarangan Arteta] bagus,” ucap Nelson dikutip dari Evening Standard. “Sebagai pelatih, kamu wajib senantiasa miliki sisi agresif dibarengi rasa cinta,” sambungnya.

“Dia hanya bicara bahwa kami tidak bermain layaknya yang seharusnya. Mikel adalah pelatih yang ingin para pemain bermain bersama sebuah tujuan. Ia bicara bahwa kami wajib lebih agresif dan kami melakukannya di babak kedua,” lanjutnya.

Uji Keberuntungan Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu, Daftar Sekarang

Tags:

Trackback from your site.