7 Alasan Tim Garuda Harus Bangga dengan Hasil di AFF Suzuki Cup 2016

Written by admin. Posted in Berita Bola

Tim Nasional indonesia belum dapat mamatahkan ‘kutukan’ selama 10 tahun tahun paling akhir. Boaz Solossa tak jadi membawa pulang trofi AFF Suzuki Cup 2016 disebabkan kalah 0-2 pada waktu itu bermain di final ke-2 di Thailand.

Timnas Garuda selayaknya tetap pulang kepala tegak walau upaya yang telah mereka lakukan belum mencukupi harapan. sekurang-kurangnya ada beberapa alasan pasukan Merah-Putih cocok atau sepadan bangga atas hasil di kopetisi tersebut.
7. Persiapan Tidak Sempurna

indonesia berkompetisi di AFF Cup tahun ini sebanyak kendala besar.  sesudah kembali menunjuk Alfred Riedl Selayak pengasuh, seleksi step pertama baru dikerjakan pada awal Agustus 2016, cuma tiga bulan sebelum Piala AFF 2016 digulir.

disamping itu, kompetisi reguler tetap berjalan. tatkala Torabika Soccer Championship bergilir. Alfred Riedl tak leluasa untuk memanggil pemain.

pengasuh timnas cuma boleh melakukan pengambilan dua pemain per Club, sehingga skuat timnas yang turun di ajang ini bukanlah yang terkuat.

“sistem Timnas indonesia sekarang ini ialah yang paling baik wujudnya pembatasan dua pemain tiap Club di liga. ini bikin saya sedikit kesusahan dalam meramu strategi,” kata Riedl di Tribunnews selepas kompetisi melawan Myanmar di Yangon, Jumat (4/11/2016).
6. Tanpa irfan Bachdim Sejak Awal

mendekati keberangkatan ke Filipina, kemalangan menimpa irfan Bachdim. perihal tersebut juga juga ialah pertanda jelek bagi timnas. tidak dapat dipungkiri, irfan ialah salah satu pemain paling baik indonesia sekarang ini.

Dalam beberapa uji coba Skuat Garuda tunjukkan bahwa pemain yang pernah merumput di Thai Premier League itu sedang dalam penampilan paling baiknya. jumlah semua, Bachdim mencatat 3 gol dan satu assist dalam tiga kompetisi uji coba.

irfan amat diandalkan oleh Riedl dalam strateginya. Sebab, ia bisa memberikan gencetan sejak bola tetap berada wilayah pertahanan lawan.
5. Alfred Riedl Pakai Skema simpanan

Tanpa Bachdim, skema yang telah didesain yg terlebih dahulu langsung buyar. Riedl harus cepat-cepat melacak pengganti sekalian mengganti taktik indonesia sepanjang kopetisi diadakan.

Ketiadaan salah satu pemain lini serang paling baik itu juga terasa. Daya gedor timnas jadi amat menjadi kurang. Tak ada pemain lain yang bisa membuat sama energi irfan Bachdim.
4. Tanpa Andik Vermansah di Rajamangala

sesudah irfan Bachdim dibenarkan tidak ikut kopetisi, indonesia tetap bernasib baik disebabkan lini serang bagian kanan tetap ada Andik Vermansah. Pemain ini populer punya kecepatan dan mampu membahayakan ruang pertahanan lawan.

Sialnya, di perjumpaan pertama final di Stadion Pakansari, Andik juga cedera. ia absen menguatkan timnas di Rajamangala, Thailand. situasi serba darurat macam itu sudah pasti tak menyisakan banyak kelebihan di lapangan.
3. Datang Selayak Underdog

Riedl punya sikap realistic terlebih mendekati final di Thailand. Bagi Riedl, Timnas Thailand tetap menjadi tim yang lebih difavoritkan diatas kertas.

“Besok kami akan menjumpai Thailand, tim paling baik di Asia Tenggara. tatkala itu, kami sendiri berstatus Selayak tim underdog,” kata Riedl dalam sesi perjumpaan pers di Sentul, Selasa (13/12).
2. Baru Keluar dari Sanksi FiFA

Kompetisi liga ahli indonesia sempat terhenti akibat wujudnya sanksi dari FiFA. Club-Club beserta pemainnya merana. Tak ada tempat untuk mengasah kemampuan dalam bertanding.

kopetisi-kopetisi perantara sebelum berpindah tempatnya kembali kompetisi mendekati bebasnya indonesia dari sanksi belum cukup lama diadakan. cuma segelintir pemain timnas yang tetap aktif berkompetisi disebabkan bermain di liga luar negeri.
1. Tak Kenal Lelah melakukan perjuangan hingga Akhir

Walau sempat disangsikan bakal lolos dari zona kelompok, para pemain indonesia tak terlihat menyerah. Mereka tarus melakukan perjuangan habis-habisan.

Di awali kekalahan 2-4 melawan Thailand, lantas seri 2-2 melawan Filipina. indonesia lantas menjumpai tantangan Singapura. Timnas berhasil menggapai keberhasilan menang 2-1.

selanjutnyanya, ada Vietnam, salah satu tim unggulan. akan tetapi, Timnas Garuda berhasil membekuk lawan kelebihan agregat dan lolos hingga ke final.

Bahkan dalam situasi serba terbatas, Stefano Lilipaly dkk. tetap melakukan perjuangan hingga akhir, walau selanjutnya kalah di kandang Thailand.

seluruh jerih payah itu layak bikin timnas dan para suporter berbangga perolehan hasil yang telah dicapai.

Uji Keberuntungan 7 Alasan Tim Garuda Harus Bangga dengan Hasil di AFF Suzuki Cup 2016, Daftar Sekarang

Trackback from your site.

18+ Agen Judi FS88BET
X